09 Mar 2016

Google Kembali Buka Program Launchpad Accelerator

0 Comment

SEOKencana.com – Google hari ini mengumumkan akan menerima lebih banyak perusahaan startup Indonesia untuk gelombang kedua program Launchpad Accelerator.

Program ini mencakup pendanaan bebas ekuitas sebesar US$ 50 ribu (Rp 660 juta), bootcamp selama dua minggu di kantor pusat Google dengan semua biaya ditanggung, pembinaan berkelanjutan selama enam bulan, dan akses ke peralatan dan sumber daya Google.

Peserta juga akan mendapatkan kredit untuk produk-produk Google serta publisitas. “Pendaftaran paling lambat tanggal 31 Maret 2016,” ujar Erica Hanson, Developer Relations Program Manager, Google, di Jakarta, hari ini, 3 Maret 2016.

Hanson mengatakan pada tahun 2015, Google meluncurkan program Launchpad Accelerator yang pertama untuk memberikan pembinaan dan sumber daya bagi startup tingkat lanjut (dengan aplikasi seluler) agar mereka dapat mengembangkan bisnis dengan sukses di Indonesia.

“Program ini hanya sebagian dari upaya Google untuk melatih 100 ribu pengembang aplikasi seluler Indonesia hingga tahun 2020,” ujar Hanson mengulang janji CEO Google Sundar Pichai saat bertemu Presiden Jokowi di markas Google, Mountain View, California, pertengahan Februari lalu.

Untuk menjalankan program itu, tambah Hanson, selama empat tahun ke depan Google akan menjalin kerja sama erat dengan mitra di seluruh Indonesia dalam tiga upaya utama.

Pertama, Google akan bermitra dengan perguruan tinggi untuk menjangkau mahasiswa ilmu komputer di tahun terakhir dan menerapkan kurikulum selama satu semester mengenai cara mengembangkan aplikasi Android berkualitas tinggi.

Kedua, Google tengah menerjemahkan semua kursus Udacity terpenting ke Bahasa Indonesia. Kursus ini diajar oleh instruktur ahli dari tim Developer Relations Google dan dapat diakses gratis dari mana saja di perangkat apa saja.

Ketiga, Google akan memulai Indonesia Android Kejar. Ini adalah grup studi yang lebih intensif dan dipimpin fasilitator yang akan diadakan di lima kota—Bandung, Jakarta, Semarang, Surabaya dan Yogyakarta — untuk menjangkau masyarakat seluas mungkin.

[top]